Desputrohome's Weblog

cinta.. cita.. harapan

Archive for the month “Juli, 2010”

Tentang Laba-Laba

Tahukah Anda bahwa laba-laba memberikan kontribusi tak terhitung untuk ekosistem bumi. Mereka membersihkan populasi serangga berbahaya, memelihara tanaman dan hewan penting. Sutra mereka adalah suatu keajaiban alam, dan dapat dimanfaatkan untuk aplikasi militer dan industri untuk manusia. Tapi yang berikut ini adalah jenis  laba-laba paling mematikan yang dikenal manusia.

1. The Red Back
Laba-laba Redback (punggung merah) ditemukan di seluruh penjuru Australia. Redback betina biasanya berwarna hitam dengan jejak merah dan bergaris oranye di punggung. Laba-laba ini memiliki racun neurotoksik dan bila tergigit dapat menyebabkan melemahnya otot, mual, muntah dan berkeringat. Yang paling fatal adalah lumpuh dan menimbulkan kematian.

2. The Funnel-Web
Laba-laba funnel-web juga berasal dari Australia. Funnel-web jantan berwarna hitam atau cokelat mengkilap. Laba-laba ini saat menyerang, berdiri dengan kaki belakang mereka, memperlihatkan taring mereka. Mereka juga memiliki racun neurotoksik dan gigitan mereka dapat menyebabkan air liur berkeringat, kejang, dan keluar air mata. Bahkan hanya dengan melihat mereka, kamu bisa mengeluarkan air mata.

3. The Brazilian Wandering
Laba-laba Brazilian Wandering ditemukan di hutan Amerika Selatan. Mereka gugup dan agresif. Gigitannya sangat menyakitkan karena ia melepaskan serotonin ke aliran darah korbannya. Serotonin bisa membuatmu mati seperti terkena overdosis narkoba.

4. The Brown Recluse
Laba-laba kecil ini mempunyai punggung berbentuk biola. Racun Brown Recluse Spider menyebabkan bentol. Gigitannya juga tidak sakit, namun jangan salah, bentolan tersebut kemudian akan membusuk dan terlepas dari bagian tubuh korbannya.

5. The black Widow
Laba-laba ini mungkin adalah yang paling mematikan. Laba-laba hitam mengkilap ini dapat ditemukan di Amerika Utara. Racun neurotoksik mereka menimbulkan rasa sakit saat menggigit, dengan dua tanda taring yang jelas sesudahnya. Gejala-gejala gigitannya termasuk rasa sakit perut dan punggung, kram otot perut, gagal pernapasan, tekanan darah tinggi, kegelisahan dan jika terlampau lama digigit, akan menyebabkan kematian.

Nah tentunya kita tidak ingin terkena gigitannya kan? membersihkan rumah dan lingkungan adalah salah satu tips terhindar dari hewan tersebut.

bbs

Semoga bermanfaat

Salam Cinta..cita..harapan

6 Makanan Untuk Kekebalan Tubuh

Meningkatkan kekebalan tubuh tak hanya melalui suplemen tambahan saja, tapi juga dari makanan yang dimakan tiap harinya. Daripada bingung menentukan makanan apa yang cocok, simak info enam makanan berikut yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh Anda!

Kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat kondisi tubuh menurun. Mudah terkena flu dan cepat sekali lelah. Beragam suplemen tambahan Anda konsumsi untuk meningkatkan imunitas / kekebalan tubuh agar lebih baik. Selain mengkonsumsi suplemen, ada baiknya Anda mengkonsumsi makanan tertentu yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh dari dalam.

Nah, berikut ini adalah enam jenis makanan yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh Anda:

1. Buah dengan Rasa Asam
Jenis buah-buahan dengan rasa asam seperti jeruk, lemon, dan anggur, mengandung banyak vitamin C yang bisa meningkatkan imunitas tubuh. Mengapa vitamin C penting dalam menjaga imunitas tubuh? Vitamin C dapat membantu tubuh memproduksi sel darah lebih banyak sebagai anti bodi dan menjaga tubuh dari serangan virus. Untuk mendapatkan vitamin C setiap harinya, Anda bisa meminum perasan lemon yang sudah diberi air hangat. Tapi kalau Anda memiliki masalah dengan lambung, sebaiknya tambahkan madu agar rasanya tidak terlalu nonjok untuk lambung.

2. Telur
Seperti yang Anda ketahui, bahwa telur merupakan sumber protein yang tinggi. Tapi tidak hanya protein saja, telur juga mengandung vitamin A yang mudah larut. Vitamin ini juga berperan penting dalam pembentukan imun tubuh. Selain telur, sumber vitamin A lainnya bisa Anda dapatkan dari hati, makanan olahan dari susu, dan juga minyak ikan.

3. Daging Tanpa Lemak (Lean Red Meat)

Daging merah sudah dikenal sebagai sumber zat besi, dimana zat besi ini sangat mudah diserap oleh tubuh. Idealnya, dalam seminggu Anda mengkonsumsi daging sebanyak dua hingga tiga kali. Ingat, daging yang Anda makan harus rendah lemak, dan pastikan saat memasak pun jangan terlalu banyak menggunakan bahan tambahan mengandung lemak. Apabila Anda tidak bisa makan daging merah, pastikan Anda mengkonsumsi lebih banyak jenis kacang-kacangan, telur, sayuran hijau, dan cereal.

4. Gandum
Sereal gandum atau sejenisnya seperti gandum, rye, barley, dan beras merah akan memberikan vitamin B yang cukup penting untuk tubuh. Di antaranya adalah vitamin B, asam pantothenoic, dan juga asam folat. Vitamin B mendukung sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik, selain itu kandungan serat yang tinggi membuat pencernaan Anda bekerja dengan sangat baik.

5. Seafood
Hampir semua jenis seafood merupakan sumber utama zinc, namun yang paling besar adalah jenis kerang, remis, dan juga tiram. Sedangkan cumi, salmon, dan ikan lainnya juga mengandung zinc namun dalam jumlah yang tidak terlalu besar. Peran zinc dalam menjaga sistem kekebalan tubuh untuk memastikan sel-sel darah putih yang membantu tubuh melawan infeksi dan virus bekerja dengan sebaik-baiknya.

6. Kacang-kacangan
Jenis kacang-kacangan tidak hanya bisa meningkatkan imunitas tubuh seseorang, tapi juga pemenuhan tubuh dari zinc, zat besi, dan juga vitamin B. Dan ketiga mineral tadi sangat mendukung sistem kekebalan tubuh. Setiap jenis kacang memiliki keuntungan yang berbeda, salah satunya adalah kacang Brazil yang kaya akan selenium, almond dan kacang tanah merupakan sumber vitamin E.

Jenis kacang-kacangan adalah makanan yang cukup ideal di konsumsi setiap hari. Selain cukup mudah ditemukan, harga yang cukup terjangkau, juga mampu mendukung sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan.

bbs

semoga bermanfaat

salam cinta..cita..harapan

Teh Menyerap Mineral?

Minum teh untuk sebagian orang sudah seperti gaya hidup yang tak boleh terlewatkan. Tidak hanya di pagi atau sore hari saja, teh terkadang juga disajikan hampir setiap hari dan setiap saat. Tapi benarkah teh dapat menyerap vitamin dan mineral yang seharusnya baik untuk tubuh?

Minum teh seringkali dilakukan saat pagi sebagai teman sarapan ataupun sore hari sebagai selingan ringan. Tapi tak sedikit orang yang sudah ‘kecanduan’ sehingga meminum teh setiap hari setiap saat. Teh memang baik untuk dikonsumsi, kandungan polyphenol nya merupakan antioksidan yang menangkal radikal bebas dari udara.

Antioksidan ini menjaga tubuh kita dari senyawa berbahaya yang terbawa masuk ke dalam tubuh. Fungsi dari polyphenol ini adalah ‘mengikat’ radikal bebas dan mencegah mereka-radikal bebas- melakukan penyerapan di dalam usus.

Sayangnya, tanin (antioksidan dalam teh) juga bisa mengikat dan menyerap beberapa mineral yang masuk dalam tubuh dengan sangat mudah dan cepat. Beberapa mineral itu diantaranya seperti zat besi, kalsium, dan juga zinc sehingga kadar mineral tersebut menurun dari tingakatan yang seharusnya.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda mengkonsumsi teh 30 menit setelah waktu makan Anda. Agar terdapat jeda waktu untuk tubuh Anda melakukan penyerapan terhadap sari-sari makanan yang Anda konsumsi. Anda juga dapat meningkatkan penyerapan zat besi dengan mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin C melalui buah-buahan dan sayuran segar.

Sebaiknya jumlah teh yang Anda konsumsi setiap hari jangan berlebihan. Agar manfaat teh sendiri bisa Anda rasakan tanpa mempengaruhi asupan nutrisi dari makanan harian Anda.

bbs

Semoga bermanfaat

Salam cinta.. cita.. harapan

Post Navigation

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.