Desputrohome's Weblog

cinta.. cita.. harapan

Archive for the category “Herbal”

Bawang Putih (Allium Sativum L.)

Anggota famili Alliaceae atau Liliaceae ini memiliki nama lain Allium Ophioscorodon Link. Umbi bawang putih mengandung senyawa aktif allicin (diallyl thiosulfinate) dan ajoene yang berperan sebagai antimikroba (antibakteri dan antijamur). Sebenarnya allicin tidak ditemukan pada bawang putih, tetapi merupakan produk yang dihasilkan oleh kerja enzim alliin alkyl-sulfenate-lyase terhadap alliin (asam amino non protein S-allylcysteine S-oxide).

Pada tanaman bawang putih, asam amino dan enzim tersebut disimpan dalam kompartemen seluler yang terpisah. Ketika tananam ini terluka , pembatas antara kompartemen ini pecah dan alliin lyase mengatalisis eliminasi beta dari alliin menghasilkan piruvat, serta amonia dan asam alilsulfenat. Dua molekul yang disebut terakhir ini secara spontan bereaksi membentuk allicin. Sementara itu, ajoene merupakan turunan dari allicin. Beberapa mikroba penyebab penyakit kronis dapat dihambat oleh senyawa-senyawa tersebut, misalnya Salmonella Thyhimurium penyebab penyakit tipus, Helicobacter Pylori penyebab penyakit maag (tukak lambung) dan Mycobacterium Tuberculosis penyebab penyakit TBC.

bawangputih1Beberapa penelitian, baik pada hewan percobaan maupun uji klinis pada manusia, telah membuktikan bahwa bawang putih memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah. Komponen aktif yang berperan adalah senyawa-senyawa yang mengandung sulfur, yaitu dialil disulfida (allicin). mekanismenya melibatkan kompetisi senyawa-senyawa aktif tersebut dengan insulin (yang juga merupakan disulfida) untuk sisi-sisi non aktif insulin pada hati, sehingga insulin bebas meningkat. Studi terbaru menunjukkan bahwa bawang putih telah ditemukan memiliki efek yang menguntungkan pada sistem kardiovaskuler penderita diabetes. Sementara itu minyaknya dapat mencegah atau menunda sebagian besar komplikasi akibat diabetes.

bawang putih juga mengandung vitamin B dan C serta beberapa mineral seperti fosfor, kalsium, kalium dan besi. Kandungan ini berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit yaitu bronkitis, influenza, rematik, beri-beri, migrain, hipertensi, radang telinga, sinusitis, asma, batuk biasa, batuk rejan, diare, gondongan atau parotitis, hepatitis, sering buang air kecil atau poliura,  sakit ketika haid atau dismenorhea, kanker lambung, kanker paru-paru, kanker payudara, pencegah keracunan, bisul, borok, bengkak karena keracunan dan sakit disengat lipan.   

Di samping itu, bawang putih bisa pula dimanfaatkan untuk mengatasi TBC, radang pada selaput otak (Epidemic Cerebtrospinal Meningitis), pendarahan pada hidung (mimisan), radang lambung akut, impotensi frigiditas pada wanita, ascites, penambah stamina, mengobati sakit gigi, mempertahankan kebugaran, mempertahankan gairah seksual, penawar racun, penambah kekebalan tubuh, mandul dan berbagai gangguan pencernaan.

 

Semoga Bermanfaat

Salam Cinta.. Cita.. Harapan

Jahe Merah (Zingiber Officinale Roscoe)

jaheAnggota famili Zingiberaceae ini memiliki nama lain Amomum Zingiber L. Jahe merah merupakan tanaman herba tegak dengan tinggi 30–60 Cm. Tanaman ini berbatang semu, beralur, berwarna hijau. Daun tunggal berwarna hijau tua. Helai daun berbentuk lanset, tepi rata, ujung runcing dan pangkalnya tumpul. Panjang daun 20–40 Cm dan lebarnya 2–4 Cm. Bunga majemuk, berbentuk bulir dengan tangkai sepanjang 25 Cm yang berwarna hijau kemerahan. Kelopak bunga berbentuk tabung bergerigi tiga. Mahkota bunga berbentuk corong, panjangnya 2–2.5 Cm berwarna ungu. Buah kotak berbentuk bulat sampai bulat panjang berwarna coklat. Biji bulat berwarna hitam. Akar serabut berwarna putih kotor. Rimpangnya bercabang-cabang, tebal dan agak melebar (tidak silindris), serta berwarna kuning pucat. Bagian dalam rimpang berserat agak kasar, berwarna kuning muda dan ujungnya merah muda. Rimpang berbau khas dan rasanya pedas menyegarkan.

Jahe merah mudah tumbuh di tempat yang terbuka sampai tempat yang agak ternaung, misalnya kebun dan pekarangan. Tanaman ini juga dapat tumbuh di tanah padat, kering atau gembur dengan ketinggian 0–900 Meter di atas permukaan laut (dpl). Jahe merah banyak dijumpai di negara-negara tropis dan subtropis, di antaranya India, Malaya, China serta negara-negara Mediteranian dan Afrika.

Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah rimpangnya yang mengandung senyawa kimia berupa ginger oil, minyak terbang, limonene, alfa-linolenat dan tepung kanji. Rimpang tanaman ini di antaranya berkhasiat sebagai anti-inflamasi, anti-trombotik, antihiperglikemia, antimikroba, antiemetik, antidepresan, anti-karsinogen dan anti tumor.

Kandungan senyawa kimia dalam rimpang jahe merah juga mengakibatkan efek farmakologi seperti memperlambat proses penuaan, merangsang regenerasi sel kulit, merangsang gairah seks pria dan wanita, menghambat keluarnya enzim 5-lipoksigenase dan siklo-oksigenase serta meningkatkan aktivitas kelenjar endoktrin. Selain itu, jahe merah juga dapat menyembuhkan batuk kering menahun, gatal-gatal, luka lecet, luka bakar, luka tikam, gigitan ular serta meningkatkan daya tahan tubuh.  

Dalam penggunaannya, jahe merah sering diformulasikan dengan tanaman obat lainnya untuk mengobati beberapa penyakit. Di antaranya, penyakit jantung, gangguan pencernaan, penyakit kulit, kegemukan, jerawat, ginggivitas, meningkatkan kesehatan prostat, meredakan gejala ketidakseimbangan hormonal  pada wanita. Selain itu jahe merah telah digunakan juga sebagai salah satu komponen penyusun makanan bayi.

 

Semoga bermanfaat

Salam Cinta.. Cita.. Harapan

Kayu Putih (Melaleuca Leucadendra L.)

kayuputihAnggota famili Myrtaceae ini memiliki nama lain Kajuputi Leucadendra (L.) Rusby, Melaleuca Leucadendron (L.) L. Orth. Var., Malaleuca Cajuputi Powell dan Myrthus Leucadendra L.

Di Indonesia, kayu putih memiliki sebaran yang luas di Jawa, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Tanaman kayu putih berbentuk pohon dengan tinggi hingga 25 meter. Batangnya berkayu, bercabang banyak, penampang bulat, berwarna putih kotor dan kulit batang mudah mengelupas. Daunnya tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 10–22 Cm, lebar  3–9 Cm, panjang tangkai 3–4 Cm dan berwarna hijau keputih-putihan.

Bunga yang tumbuh di ketiak daun merupakan bunga majemuk. Kelopak bunga berwarna hijau, lonjong, tangkai dan kepala benang sari putih, kepala putik hijau, bakal buah lonjong dan putih. Buah kotak berbentuk lonceng diameter 6–7 mm, berwarna putih kotor. Biji kecil, bulat, berwarna coklat, berakar tunggang dan berwarna coklat muda.

Minyak asiri kayu putih memiliki aktivitas stimulan dan relaksan serta memiliki fungsi sebagai antiseptik, astringen dan sedatif (penenang). Minyak kayu putih digunakan baik secara internal maupun eksternal. Secara tradisional minyak kayu putih digunakan untuk mengobati bronkitis, sinus dan radang tenggorokan, selain itu beberapa penyakit yang dapat diobati dengan minyak asiri kayu putih adalah jerawat, memar, diare, sakit telinga, eksim, sakit kepala, cegukan, peradangan, malaria, psoriasis, rematik, sakit gigi, kelainan tulang dan persendian, luka bakar dan kram. Minyak kayu putih sering di kombinasikan dengan minyak herbal lainnya untuk mengobati bronkitis, batuk, pneumonia dan flu.

senyawa aktif yang terkandung dalam minyak asiri kayu putih adalah 1,8-sineol 50-65%, linalool, alfaterpineol, terpinen-4-ol, terpinil asetat, pinene, nerolidol, laevo-pinene, 20 (29)-ene-3beta, 17beta-diol, (2E,6E)-farnesol, fitol, squalene, alloaromadendrene, ledene, palustrol, viridiflorol, ledol, betulinaldehid, asam betulinat, asam 3beta-asetil-lup-20(29)-en-28-at, asam 3-oxolup-20(29)-en-28-oat, asam platanat, limonen, dipenten, azulen, sesquiterpen, valerianik aldehid dan benzaldehid.

Minyak asiri kayu putih telah diuji memiliki aktivitas anti bakteri, terutama Bacillus Subtilis, Escherichia Coli, Staphylococcus Aureus dan Pseudomonas Aeruginosa. Ekstrak metanol kayu putih juga di uji memiliki aktivitas sebagai antiherpes simplex virus tipe 1. Selain itu ekstrak kloroform yang mengandung senyawa triterpene dan ekstrak metanol yang mengandung senyawa aktif piceatannol dan oxyresveratrol telah di uji sebagai antihistamin. Sementara itu senyawa aktif betulin dan asam betulinat telah diuji memiliki aktivitas anti tumor.  

 

Semoga Bermanfaat

Salam Cinta.. Cita.. Harapan  

Minyak Masoyi (Massoia Aromatica Becc.)

Tanaman yang juga memiliki sinonim Cryptocarya Massoy (Oken) Kosterm ini merupakan anggota famili Lauraceae. Di Indonesia tanaman masoyi paling banyak ditemui di dataran rendah di Maluku dan Papua. Tanaman ini berbentuk pohon dengan tinggi mencapai 5– 15 M. Batangnya tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, berwarna coklat. Daunnya tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung dan pangkal runcing, panjang 5–10 Cm, lebar 3–6 Cm, tangkai pendek berwarna hijau.

Bunganya majemuk, bentuk malai, dan tumbuh di ketiak daun. Kelopak bunga berbentuk cawan, ujung bercangap dan kecil. Benang sari banyak dan halus. Sementara itu kepala putik hanya 2–3 helai. Mahkota lepas, ujung melengkung ke dalam berwarna putih. Buahnya buni, bulat telur, panjangnya 5–8 mm, ketika masih muda berwarna hijau dan setelah tua berubah warnanya menjadi ungu. Bijinya bulat telur, keras, berwarna putih. Akarnya tunggang dan berwarna kuning kotor.

Minyak masoyi atau oleum masoyi diperoleh dengan cara menyuling kulit batang tanaman ini. Selain mengandung minyak asiri, kulit batang M. aromatica juga mengandung flavonoid dan polifenol. Minyak masoyi sudah banyak digunakan dalam dunia obat-obatan.

Secara tradisional minyak masoyi digunakan untuk mengobati keputihan, kejang perut, nyeri pada tulang, urus-urus, penurun panas dan sebagai jamu pasca persalinan. Minyak masoyi yang asli terlalu panas sehingga dalam penggunaannya harus dicampur dengan minyak lainnya yang sifatnya dingin untuk meredam panas dari minyak masoyi. Penelitian ilmiah mengenai khasiat minyak masoyi untuk pengobatan hingga kini belum banyak dilakukan. dengan demikian mekanisme yang melandasi khasiat minyak masoyi dalam pengobatan modern belum diketahui secara pasti.

 

Semoga bermanfaat

Salam Cinta.. Cita.. Harapan

Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb.)

pandanTanaman merupakan anggota famili Pandanaceae yang juga disebut sebagai Pandanus Odorus Ridl. Sebagai komponen penyusun ramuan minyak herbal, daun pandan terutama digunakan sebagai pengharum. Meskipun demikian daun pandan juga bermanfaat untuk mengobati rematik, diabetes dan berfungsi sebagai sedatif (penenang).

Senyawa aktif yang terkandung dalam daun pandan adalah sebagai berikut : 2-asetil-1-pirolin, atilfarmiat, 3-metil-2-(5H)furanon, 3-heksanol, 4-metilpentanol, 3-heksanon, 2-heksanon, pandamarin, pandamarilakton, norpandamarilactonine-A dan -B, -C dan -D, pyrrolidine 1 dan 2, 6E-pandanamine. (ckk..ckk.. susah banget penyetaraan reaksinya :-D ).

 

Semoga Bermanfaat

Salam Cinta.. Cita.. Harapan

Serai (Andropogon Citratus DC.)

seraiTanaman serai yang memiliki nama lain Cymbopogon Citratus (DC.) Stapf. ini merupakan anggota famili Poaceae atau Gramineae. Tanaman serai banyak dijumpai di seluruh Indonesia. Serai merupakan tanaman tahunan berbentuk rumput dengan tinggi 50–100 Cm. Batangnya tidak berkayu, beruas-ruas pendek dan berwarna putih. Daunnya tunggal, lanset, berwarna hijau, berpelepah, pangkal pelepah memeluk batang, ujung runcing, tepi rata, panjang 25–75 Cm, lebar 5–15 Cm dengan pertulangan sejajar.

Bunganya majemuk berbentuk malai, karangan bunga berseludang, terletak dalam satu tangkai, berwarna putih. Bulir kecil, benang sari berlepasan dan kepala putik muncul dari sisi. Buahnya berbentuk seperti padi, bulat panjang, pipih, berwarna putih kekuningan. Bijinya bulat panjang, berwarna coklat. Akarnya serabut berwarna putih kekuningan.

Serai mengandung minyak asiri dengan kandungan citral, geraniol, citronellal, methylheptenone, eugenol methyleter, dipenten, eugenol kaninen, kadinol dan limonene. Selain itu serai juga mengandung alkaloid, flavonoid dan polifenol. Manfaat utama serai adalah sebagai obat pengurang nyeri, encok, saraf dan terkilir. Tanaman ini juga dapat membantu mengobati demam, mencegah muntah, melancarkan kencing, melancarkan keringat, melancarkan haid, menghilangkan bau mulut, menghilangkan sakit gigi dan gusi bengkak, mengobati masuk angin, anti radang, melancarkan sirkulasi cairan limpa dan darah, serta menghilangkan pegal linu.  

 

Semoga Bermanfaat

Salam Cinta.. Cita.. Harapan

Kayu manis (Cinnamomum Burmanii)

tanaman_33kayu_manisAnggota Famili Lauraceae ini juga memiliki nama lain Cinnamomum Mindanaense Elmer dan Laurus Burmanii Nees & T. Nees. Tanaman kayu manis berbentuk pohon dengan tinggi  sekitar 5–15 M. Kulit batang dan daun beraroma Cinnamon (kayu manis). Daunnya memiliki panjang 4–14 Cm, berwarna merah pucat (daun muda). Habitat asli tanaman ini adalah di hutan campuran dengan ketinggian 1.000 M dpl. Namun kayu manis juga dapat hidup di ketinggian 700–2.400 M dpl. Dahulu kayu manis masih diimpor dari negeri Cina ke Indonesia. Namun saat ini tanaman tersebut sudah tumbuh subur di Sulawesi, Jawa, Maluku dan Papua.

Kayu manis sudah banyak di gunakan di industri makanan dan minuman, misalnya dalam pembuatan es krim, permen dan jenis-jenis permen karet. Kayu manis juga digunakan dalam dunia obat-obatan, di antaranya bisa digunakan untuk obat sariawan, obat batuk, sesak napas, nyeri lambung, perut kembung, diare, rematik dan menghangatkan lambung.

Kandungan senyawa kimia utama dari kayu manis adalah asam cinnamat dan cinnamaldehid. Cinnamaldehid adalah analog asam cinnamat dengan berat molekul rendah, senyawa ini memiliki banyak aktivitas di antaranya sebagai antipiretik, astringen, anti bakteri, anti jamur dan anti tumor.

 

Semoga Bermanfaat

Salam Cinta.. Cita.. Harapan

Post Navigation

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.