Bawang Putih (Allium Sativum L.)
Anggota famili Alliaceae atau Liliaceae ini memiliki nama lain Allium Ophioscorodon Link. Umbi bawang putih mengandung senyawa aktif allicin (diallyl thiosulfinate) dan ajoene yang berperan sebagai antimikroba (antibakteri dan antijamur). Sebenarnya allicin tidak ditemukan pada bawang putih, tetapi merupakan produk yang dihasilkan oleh kerja enzim alliin alkyl-sulfenate-lyase terhadap alliin (asam amino non protein S-allylcysteine S-oxide).
Pada tanaman bawang putih, asam amino dan enzim tersebut disimpan dalam kompartemen seluler yang terpisah. Ketika tananam ini terluka , pembatas antara kompartemen ini pecah dan alliin lyase mengatalisis eliminasi beta dari alliin menghasilkan piruvat, serta amonia dan asam alilsulfenat. Dua molekul yang disebut terakhir ini secara spontan bereaksi membentuk allicin. Sementara itu, ajoene merupakan turunan dari allicin. Beberapa mikroba penyebab penyakit kronis dapat dihambat oleh senyawa-senyawa tersebut, misalnya Salmonella Thyhimurium penyebab penyakit tipus, Helicobacter Pylori penyebab penyakit maag (tukak lambung) dan Mycobacterium Tuberculosis penyebab penyakit TBC.
Beberapa penelitian, baik pada hewan percobaan maupun uji klinis pada manusia, telah membuktikan bahwa bawang putih memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah. Komponen aktif yang berperan adalah senyawa-senyawa yang mengandung sulfur, yaitu dialil disulfida (allicin). mekanismenya melibatkan kompetisi senyawa-senyawa aktif tersebut dengan insulin (yang juga merupakan disulfida) untuk sisi-sisi non aktif insulin pada hati, sehingga insulin bebas meningkat. Studi terbaru menunjukkan bahwa bawang putih telah ditemukan memiliki efek yang menguntungkan pada sistem kardiovaskuler penderita diabetes. Sementara itu minyaknya dapat mencegah atau menunda sebagian besar komplikasi akibat diabetes.
bawang putih juga mengandung vitamin B dan C serta beberapa mineral seperti fosfor, kalsium, kalium dan besi. Kandungan ini berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit yaitu bronkitis, influenza, rematik, beri-beri, migrain, hipertensi, radang telinga, sinusitis, asma, batuk biasa, batuk rejan, diare, gondongan atau parotitis, hepatitis, sering buang air kecil atau poliura, sakit ketika haid atau dismenorhea, kanker lambung, kanker paru-paru, kanker payudara, pencegah keracunan, bisul, borok, bengkak karena keracunan dan sakit disengat lipan.
Di samping itu, bawang putih bisa pula dimanfaatkan untuk mengatasi TBC, radang pada selaput otak (Epidemic Cerebtrospinal Meningitis), pendarahan pada hidung (mimisan), radang lambung akut, impotensi frigiditas pada wanita, ascites, penambah stamina, mengobati sakit gigi, mempertahankan kebugaran, mempertahankan gairah seksual, penawar racun, penambah kekebalan tubuh, mandul dan berbagai gangguan pencernaan.
Semoga Bermanfaat
Salam Cinta.. Cita.. Harapan
Anggota famili Zingiberaceae ini memiliki nama lain Amomum Zingiber L. Jahe merah merupakan tanaman herba tegak dengan tinggi 30–60 Cm. Tanaman ini berbatang semu, beralur, berwarna hijau. Daun tunggal berwarna hijau tua. Helai daun berbentuk lanset, tepi rata, ujung runcing dan pangkalnya tumpul. Panjang daun 20–40 Cm dan lebarnya 2–4 Cm. Bunga majemuk, berbentuk bulir dengan tangkai sepanjang 25 Cm yang berwarna hijau kemerahan. Kelopak bunga berbentuk tabung bergerigi tiga. Mahkota bunga berbentuk corong, panjangnya 2–2.5 Cm berwarna ungu. Buah kotak berbentuk bulat sampai bulat panjang berwarna coklat. Biji bulat berwarna hitam. Akar serabut berwarna putih kotor. Rimpangnya bercabang-cabang, tebal dan agak melebar (tidak silindris), serta berwarna kuning pucat. Bagian dalam rimpang berserat agak kasar, berwarna kuning muda dan ujungnya merah muda. Rimpang berbau khas dan rasanya pedas menyegarkan.
Anggota famili Myrtaceae ini memiliki nama lain Kajuputi Leucadendra (L.) Rusby, Melaleuca Leucadendron (L.) L. Orth. Var., Malaleuca Cajuputi Powell dan Myrthus Leucadendra L.
Tanaman merupakan anggota famili Pandanaceae yang juga disebut sebagai Pandanus Odorus Ridl. Sebagai komponen penyusun ramuan minyak herbal, daun pandan terutama digunakan sebagai pengharum. Meskipun demikian daun pandan juga bermanfaat untuk mengobati rematik, diabetes dan berfungsi sebagai sedatif (penenang).
Tanaman serai yang memiliki nama lain Cymbopogon Citratus (DC.) Stapf. ini merupakan anggota famili Poaceae atau Gramineae. Tanaman serai banyak dijumpai di seluruh Indonesia. Serai merupakan tanaman tahunan berbentuk rumput dengan tinggi 50–100 Cm. Batangnya tidak berkayu, beruas-ruas pendek dan berwarna putih. Daunnya tunggal, lanset, berwarna hijau, berpelepah, pangkal pelepah memeluk batang, ujung runcing, tepi rata, panjang 25–75 Cm, lebar 5–15 Cm dengan pertulangan sejajar.
Anggota Famili Lauraceae ini juga memiliki nama lain Cinnamomum Mindanaense Elmer dan Laurus Burmanii Nees & T. Nees. Tanaman kayu manis berbentuk pohon dengan tinggi sekitar 5–15 M. Kulit batang dan daun beraroma Cinnamon (kayu manis). Daunnya memiliki panjang 4–14 Cm, berwarna merah pucat (daun muda). Habitat asli tanaman ini adalah di hutan campuran dengan ketinggian 1.000 M dpl. Namun kayu manis juga dapat hidup di ketinggian 700–2.400 M dpl. Dahulu kayu manis masih diimpor dari negeri Cina ke Indonesia. Namun saat ini tanaman tersebut sudah tumbuh subur di Sulawesi, Jawa, Maluku dan Papua.


